Esspresso Hot Chocolovey, Mouse & Rabbit #2

#2 nih, yg #1 yang disebelumnya ini pemirsa *lupa gak ngasi tanda ‘kode’*. kalo dari awal udah jelek ya mending gak usah dibaca :l

Genre: Lucu, Sedih, Romantic, sedikit gak nyambung mungkin hehe
Tokoh FanFiction :

YESUNG

DASOM

KRYSTAL

1. Yesung ‘SUJU’
2. Dasom ‘SISTAR’
3. Krystal ‘F(x)’
4. Sungmin ‘SUJU’
5. Kyuhyun ‘SUJU’
6. Kim So Hyun ‘Cewek yg di Ma Boy’
7. Yuri ‘SNSD’
8. Wooyoung ‘2PM’

 

 

 

Esspresso Hot Chocolovey, Muse & Rabbit #2
#######

Ketika 2 + 2 = 7
Kyuhyun mengajak Sungmin dan Yesung untuk bertemu di area Skateboard. Kyuhyun agak lain hari ini dengan semangat yang tak seperti kemarin. Yesung juga tampak lesu tak seperti hari kemarin. Lain dengan Sungmin, hari itu dia tampak paling ceria diantara kedua temannya itu.
“ Hey, kalian ini kenapa? Wae? Apa yang terjadi? “ tanya Sungmin yang bingung karena sejak tadi dia hanya duduk dan melihat kedua temannya melipat wajahnya. “ Yaaaak!! Apa yang terjadi?!! “ teriak Sungmin kesal dengan gelagat temannya yang begitu membosankan,
“ Akuu… “ ucap Yesung dan Kyu bersamaan,
“ Mwoya? Palli katakan..” Sungmin membentak,
“ Krystal-ssi, apa aku jatuh cinta padanya lagi? “ Kyuhyun menunduk,
“ Ah.. Kau, *Sungmin tertawa kecil* jadi ini yang terjadi? Lalu bagaimana dengan kau Yesung? “ Sungmin menepuk pundak Yesung,
“ Aku sepertinya sudah menemukan seseorang yang benar benar membuat aku merasa insomnia setiap malam, tapi aku bingung apakah dia akan bertemu denganku lagi.. “ Yesung menengadahkan wajahnya ke bintang di langit dan tangannya memutar – mutar roda papan skateboard,
“ Kalian berdua terlalu berlebihan. Nado seperti kalian tapi aku cukup dewasa untuk menyikapi perasaan seperti ini,” Sungmin menepukkan tangannya ke bahu Yesung dan Kyuhyun,
**
Krystal sedang mencoba menghubungi Sungmin. Dia menganggap bahwa Sungmin adalah temannya yang bisa menjadi seperti kakaknya dan cukup dewasa untuk berpikir meskipun terkadang Sungmin lucu seperti anak anak.
Ponsel Sungmin berdering terus menerus, Sungmin yang baru menyadari lalu melihat ponselnya,
“ Krystal.. “ ucap Sungmin dan menggelengkan kepalanya sekali.
Sebuah panggilan bertuliskan ‘Krystal’ di ponsel milik Sungmin. Sungmin melihat itu dan dia berusaha menjawab panggilan dari Krystal, namun tangan Kyuhyun meraih ponsel itu dan me-reject nya.
“ Aku tahu wanita akan selalu mencurahkan perasaan hati, dan akan menyalahkan orang yang terkait di dalam perasaannya, jadi jangan angkat panggilan itu. ” Kyuhyun mengembalikan lagi ponsel itu ke tangan Sungmin,
Yesung melirik ke arah Kyu dan Min. Sungmin hanya berkedip dan terdiam dengan sikap Kyu tadi. Jika mengangkat panggilan itu dan orang yang sedang jadi objek ada di bersamanya, bukankah itu kurang baik? Yah memang, tentu saja tidak bisa menjawab dengan leluasa karena ada objeknya yang ikut mendengarkan.
‘ Kenapa Min me-reject panggilanku?! ‘ Dalam hati Krystal kesal.
Sungmin, Yesung dan Kyu pun pulang. Sungmin pulang ke rumah dan langsung masuk kamarnya. Di ranjang, dia berbaring sebentar dan teringat dengan panggilan Krystal.
“ Nomor yang anda tuju… “, Sungmin mencoba menghubungi Krystal kembali tetapi Krystal me-reject panggilannya terus menerus. Akhirnya Sungmin menyerah “ Cih~ anak ini, pendendam sekali dia. Sudahlah bukan aku juga yang me-reject panggilannya tadi, “
Krystal nampak kesal sekali dengan Sungmin. Krystal menerima pesan baru dari Sungmin :
#Bukan aku yang me-reject panggilanmu tadi. Jadi, jangan salah paham denganku.#
“ Cih! Bahkan dia berbohong padaku. Mati kau Sungmin! “ Krystal memajukan bibirnya dan sedikit melotot ke layar ponselnya. Ponsel Krystal berbunyi kembali. Krystal geram dengan aksi Sungmin yang mencoba menghubunginya terus menerus. Namun setelah Krystal melihat ponselnya, ternyata ada nomor baru.
“ Yobosseo.. “ ucap Krystal lirih dan bertanya tanya,
“ Krystal-ah… “ terdengar suara menyebut nama Krystal, dan itu membuat Krystal deg – degan karena suara itu terdengar akrab di telinganya,
“ Apa kau Kyu.. hyun? “ tanya Krystal meragu dan menyipitkan matanya,
“ Ne. Aku Kyu. Sudah larut malam, rupanya belum tidur kau, “ jawab Kyuhyun,
“ Ah, ne. Apa yang membuatmu menghubungiku? “
“ Aku hanya akan mengatakan kalau yang me-reject panggilanmu itu aku yang sedang bermain game di ponsel milik Sungmin. Jadi jangan salah paham. “ Ucap kyuhyun berbohong.
“ Ah itu itu.. rupanya kau Kyu-ah, Aku memang berpikir bahwa Sungmin lah yang me-reject panggilanku tapi kau hehe.. “ Jawab Krystal setengah mati dengan malu – malu tetapi ternyata panggilannya sudah ditutup oleh Kyuhyun. Wakkks!
Krystal cemberut dan makin kesal dengan sikap Kyuhyun yang seenaknya sendiri mengakhiri pembicaraan yang belum selesai.
‘ Dia ituuu! Benar benar kurang ajar! ‘ ucap dalam hati Krystal sambil tangannya menggenggam keras ponselnya. Krystal berusaha menghubungi Sungmin kembali tetapi dia jual mahal untuk mengakui kesalahpahamannya.

#####
Espresso adalah wujud Espressi 🙂
08.15 di Caffee King’s – Jinan
“ Aku sudah beberapa hari ada di Korea, kau di mana? “ rupanya Kyuhyun sedang menghubungi salah seorang temannya,“ Ah, baiklah. Aku tutup dulu. “ ucap Kyuhyun mengakhiri percakapan mereka sambil menekan tombol merah.
“ Nugu? “ datanglah Yesung dengan membawa secangkir americano untuk Kyuhyun,
“ Temanku. Kenapa kau membawaku ke sini? Apa ada yang akan kau tunjukkan padaku? “ Kyuhyun menyeruput americano-nya dengan santai,
“ Ada seseorang yang harus ku tunjukkan padamu Kyu-ah, “ Yesung tersenyum sambil melihat ke arah espresso-nya.
“ Apa ada hubungannya dengan minuman itu? “ Kyuhyun menyipitkan matanya, Yesung hanya tersenyum dan menyeruput espresso-nya. Yesung lalu bangkit dari tempat duduknya, dia seperti sedang menunggu seseorang. Hyun Wu ajusshi memanggil Yesung karena dia mendapat telepon dari ayahnya.
“ Jika ada seorang wanita yang memesan espresso, panggil aku segera. “ ucap Yesung pada salah satu pelayan cafe ayahnya, Yesung lalu pergi ke ruang kerja ayahnya untuk mengangkat telepon.
Paman Hyun Wu mendengus mendengar pembicaraan Yesung dengan pelayan itu. Memang benar bahwa paman Hyun Wu adalah senior di cafe itu sejak pertama kali berdiri. Paman Hyun Wu orangnya agak sedikit keras dan cukup susah untuk diajak kerjasama.
Terlihat seorang wanita datang dan menghampiri Kyuhyun. Kyuhyun lalu tersenyum dan mempersilahkan wanita itu duduk. Pelayan pun datang untuk menawarkan menu nya.
‘ Espresso ‘
Pelayan itu langsung masuk ke ruang kerja untuk memanggil Yesung. Yesung langsung merapikan pakaiannya dan mengangkat tangannya. Fighting!!!
Yesung melihat sekeliling cafe itu dan memang cukup banyak wanita, namun dia bingung dengan nomor meja yang ditunjukkan pelayannya itu.
“ 26? “ Yesung menggelengkan kepalanya sekali, dan melihat seorang wanita namun membelakangi Yesung sehingga Yesung penasaran dan mendatanginya.
Kyuhyun tertawa bersama wanita itu dan semakin membuat Yesung penasaran. Yesung mempercepat langkahnya. Kyuhyun yang melihat Yesung berjalan begitu cepat melambaikan tangannya menandakan dia memanggil Yesung. Dan alangkah terkejutnya Yesung ketika melihat wanita itu,
“ Kau?! “ ucap Yesung dan wanita itu serempak. Yesung mengangkat salah sudut bibirnya dan jarinya menunjuk ke arah wanita itu serta matanya melihat ke arah Kyuhyun dan wanita itu secara bergantian.
“ Kau? Kenapa? “ Kyuhyun bingung,
Mereka bertiga pun duduk dan Kyuhyun menjelaskan siapa wanita itu.
“ Jadi, Dasom adalah temanmu? “ tanya Yesung sedikit menurunkan nada bicaranya pada Kyuhyun. Kyuhyun mengangkat kedua alisnya tanda menjawab ‘ya’ dan menyeruput americano-nya lagi.
“ Di mana seragammu? Kau ini sungguh tidak sopan, akan aku laporkan pada bos pemilik cafe ini, “ Ucap Dasom sembari tangannya memegang sedikit lengan pakaian Yesung,
“ Seragam? “ Kyuhyun makin bingung,
Dasom menyipitkan matanya, “ Temanmu ini kan pelayan cafe baru, harusnya kau.. “
Dasom belum sempat meneruskan perkataannya karena Kyuhyun langsung memotong dan terkejut “ PELAYAN ??!! “ Kyuhyun kaget,
“ Iya, pelayan. Wae? Apa ada yang salah? “ Dasom bertanya pada Kyuhyun dan melirik ke arah Yesung yang mulai bergetar dan berkeringat.
“ Ah, benar. Aku ini memang seorang pelayan baru di cafe ini tapi.. “ Yesung menendang kaki Kyuhyun agar tidak menjawab ucapan Dasom,
“ Ah, begitu? Lalu, seragam seperti mereka *menunjuk pelayan – pelayan* kenapa kau tidak memakainya? “
“ Seragamku basah tadi pagi sebelum aku berangkat ke sini, jadi aku meminta izin untuk memakai pakaian seperti ini, ” Yesung memaksa untuk tersenyum dan sesekali Kyuhyun menendang kaki Yesung sebagai pertanda bahwa mengapa Yesung harus berbohong seperti ini.
Setelah beberapa menit, Dasom melihat ke arah jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 08.45 lalu dia segera membayar dan pergi.
“ Aisssh! Kenapa kau berbohong?!! Kenapa denganmu?!! Ada apa denganmu?!! Hahh! ” Kyuhyun menendang kaki Yesung, namun Yesung hanya diam.
“ Dia adalah wanita yang ingin aku tunjukkan padamu tapi ternyata dia adalah temanmu, dan aku juga temanmu. Aku menyukainya, silahkan saja kau marah padaku karena sikapku yang seperti ini. ” Yesung lalu pergi ke toilet untuk sekedar membasuh wajahnya,
“ Yaaak! Kau mau ke mana? Katanya aku bisa memarahimu tapi kau malah pergi. Cihh!~ ” Kyuhyun menentengkan tangannya lalu pergi.
**
Sungmin sedang duduk di kantin utama. Krystal lalu menghampirinya dan meminta maaf karena me-reject panggilan Sungmin terus menerus malam lalu. Sungmin hanya mendengarkan tanpa mengatakan apa pun. Sungmin terus saja memakan makanan tanpa menjawab permohonan maaf Krystal.
“ Yaak! Aku ini sedang berbicara! ” Krystal mulai kesal dan mengerutkan dahinya.
“ Yaak! Aku ini sedang makan! ” Sungmin menancapkan garpu ke makanannya dan memelototi Krystal.
“ Aku tahu. Tapi setidaknya kau mengatakan dengan jawaban isyarat atau yang lain.. ” Krystal merendahkan suaranya dan mengedipkan matanya ke bawah.
“ Aiishh~ kau tahu? Aku ini sedang makan, kau juga tahu bahwa aku ini bukan tipe orang yang suka memberi kode, sinyal atau isyarat, aku lebih suka mengatakan secara langsung daripada harus memberi jawaban yang membuat orang makin memperbanyak pertanyaannya dan bertanya – tanya. ” ucap Sungmin dengan sedikit susah karena ada makanan di dalam mulutnya.
“ Mianhae, Min-ah. Aku pergi dulu.. ” ucap Krystal sedikit kecewa dan segera pergi.
Sepanjang perjalanan, Krystal terus menerus memikirkan ucapan Sungmin.
“ Kode, sinyal atau isyarat.. ” Krystal berbicara pada diri sendiri,
“ Apa itu? ” tiba – tiba Kyuhyun berada di sampingnya dan mengejutkan Krystal.
“ Kyu-ah, kau mengagetkanku. Itu bukan apa – apa, hanya saja.. ” Krystal berhenti dan terdiam,
“ Hanya saja? ” Kyuhyun menanyakan kelanjutan dari perkataan Krystal,
“ Hanya saja itu yang barusan Sungmin katakan padaku,” Krystal sedikit kaku dan tertawa memaksa,
“ Ah, kau melihat Sungmin? Di mana? ”
“ Barusan dia sedang berada di kantin utama. Ah, katakan juga padanya jika sepulang kuliah dia tidak ada acara lagi, suruh dia untuk menghubungiku. ” Ucap Krystal sedikit grogi karena Kyuhyun sangat berbeda hari ini,
“ Itu saja? Atau ada lagi? ” Tanya Kyuhyun dengan senyum manisnya,
“ Ah, anieyo. Itu saja cukup. Gomawo Kyu-ah. “ Krystal segera pergi dan menyandarkan dirinya di balik pohon besar karena jantungnya berdebar hebat sejak Kyuhyun pertama kali menghubunginya semalam dan hari ini bersikap manis padanya.
**
Yesung sekarang sedang berada di kelas matematika. Dia sangat tidak terfokuskan. Pikirannya ke mana – mana entah ke mana. Kepalanya ditopangkan di tangan kirinya sedangkan tangan kanannya mencoret – coret kertas kosong. Ketika jam pelajaran hampir berakhir, gurunya memanggil nama Yesung karena sejak pertama kali guru itu mengajar sampai akhir pelajaran, Yesung tidak menghiraukan gurunya yang sedang mengajar.
“ Yesung-ah.. Yesung-ah! ” guru itu menyeru, karena Yesung tidak mendengarkannya, guru itu pun pergi ke kantor.
Teman sekelasnya menertawai Yesung. Air liur Yesung juga menetes. Yesung yang tidak mendengar namanya dipanggil karena sedang ada yang dipikirkan. Salah satu teman Yesung yaitu Eunhyuk langsung melemparkan kertas yang telah di remas remas menjadi bulatan ke wajah Yesung, dan..
“ Yaakk! ” Teriak Eunhyuk
‘ PLAAAAAAAAK!!..’
“ Hahahahaha.. ” Tawa teman – teman sekelas Yesung.
Hidung Yesung berdarah terkena lemparan yang cukup keras itu. Eunhyuk memang teman Yesung yang paling sok jagoan.
Yesung hanya terdiam ketika tangannya melihat ada darah. Dia langsung bangkit dari tempat duduknya dan menunduk. Tangan kanannya menutupi lubang hidungnya yang terus mengeluarkan darah. Yesung pergi ke UKS dan membasahi wajah serta hidungnya. Yesung kemudian mengambil kapas untuk menyumbat darahnya agar tidak keluar lagi.
Sedangkan Eunhyuk bergerak ke tempat duduk Yesung. Dia mengambil kertas yang Yesung coret – coret dan membacakannya di depan teman – temannya.
“ Ini adalah Espresso ku, dan kau adalah Espressi ku. Dasom. ” Ucap Eunhyuk dengan lantang dan semua teman – temannya menertawainya, “ Hahaha.. apa maksudnya ini, dia memang pabbo! ”
Tiba – tiba Yesung masuk ke kelas dan mengambil kertasnya dari tangan Eunhyuk.
‘ BRAAAAKKK!! ’ Suara Eunhyuk yang didorong Yesung dengan kasar dan mengenai beberapa meja. Yesung benar – benar dibuat kesal olehnya. Yesung memang agak lain hari itu. Mungkin karena dia terlalu memikirkan salah mengambil langkah awal saat berkenalan dengan Dasom.
Kyuhyun dan Sungmin yang melewati kelas Yesung yang saat itu nampak ramai dan riuh langsung masuk dan melerai Yesung. Kyuhyun memegang tubuh Yesung yang mengeluarkan darah lagi hidungnya dan Sungmin membangunkan tubuh Eunhyuk yang terjatuh. Yesung langsung di bawa ke UKS oleh Kyuhyun. Sungmin lalu meninggalkan Eunhyuk yang seragamnya berantakan untuk menghampiri Yesung di UKS.
“ Ige mwoya?! Kau sudah dewasa Yesung-ah, permainan anak kecil jangan pernah kau bawa saat kau sudah dewasa. ” ucap Kyuhyun sambil mengambilkan kapas untuk Yesung. Yeusng hanya terdiam dan menunduk.
“ Waeyo? Kenapa kau jadi begini? ” lanjut Kyuhyun yang sedang mengambilkan obat, “ Aku memang sedang kuliah di kedokteran hewan, tetapi aku juga sedikit mengerti tentang obat untuk manusia jadi jangan khawatir. ” ucap Kyuhyun ketika menyuruh Yesung membuka mulutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s