Esspresso Hot Chocolovey, Mouse & Rabbit #1

Genre: Lucu, Sedih, Romantic, sedikit gak nyambung mungkin hehe
Tokoh FanFiction :

YESUNG

DASOM

KRYSTAL

1. Yesung ‘SUJU’
2. Dasom ‘SISTAR’
3. Krystal ‘F(x)’
4. Sungmin ‘SUJU’
5. Kyuhyun ‘SUJU’
6. Kim So Hyun ‘Cewek yg di Ma Boy’
7. Yuri ‘SNSD’
8. Wooyoung ‘2PM’

Bismillah FF gue ada yg suka siji mboran haha
Jenggg jengg..
Esspresso Hot Chocolovey, Mouse & Rabbit

Malam Penyadaran
Jantung kota Seoul nampak ramai di malam hari, apalagi malam ini malam Minggu. Segala urusan duniawi lebih nampak di sini. Banyak orang yang menghabiskan waktu malam ini untuk sekedar bersenang senang ke Bar atau hanya jalan jalan, makan dan duduk duduk di dekat taman kota. Malam hari di sini taman kota banyak menyajikan hiburan hiburan gratis untuk warga kota Seoul yang ingin bersenang senang, seperti pertunjukan kembang api dan penampilan musik tradisional yang bergaya modern.
Seperti orang orang pada umumnya, Yesung pun tak mau ketinggalan bajaj untuk menghabiskan malam Minggu ini dengan teman – temannya. Sungmin dan Krystal adalah temannya yang kini sedang bersama dengan Yesung duduk duduk di taman kota.
“ Arrh.. selayaknya manusia yang lain, aku tak pernah berjalan berdua dengan wanita seperti mereka mereka..“ Yesung melirik ke arah pasangan pasangan yang sedang menghabiskan malam bersama,
“ Sejak kapan, kau mulai berpikir untuk berpacaran?” tanya Krystal mengejek,
Yesung menatap Krystal, “ Hah? Maksudmu aku ini tidak bisa mendapatkan wanita?”
Sungmin hanya menertawakan percakapan Krystal dan Yesung. Yesung pun menunduk dan membuka ponsel yang ada di saku jumpernya. Dia membuka kontak dan pesan masuknya. Dia hanya menggeser geser layar ponselnya. Sungmin pun mendongak seraya menghirup udara malam hari.
“ Haaahhh.. “ Sungmin menghempaskan nafasnya, “Rupanya, kau mulai bosan dengan keadaanmu yang selalu bersama kami menghabiskan malam seperti ini,”
“ Aku hanya ingin ada kontak dan pesan masuk dari wanita, “ Yesung memajukan bibirnya,
“ Bukankah, aku mengirim pesan padamu? Sebelum kita berada di sini? “ Krystal menanggapi,
“ Tapi, bukan kau yang ku maksud.. 😀 “ Yesung mengejek Krystal *menarik rambut Krystal*, dan seterusnya mereka begitu sampai larut malam.
Yesung kini sedang kuliah di University terkemuka di Seoul. Keluarganya memiliki beberapa cafe di Seoul yaitu Caffee King’s. Yesung sangat menyukai pekerjaan ayahnya yaitu barista dan juga pemilik cafe, namun ayah Yesung tidak ingin jika Yesung mengikuti seperti dirinya. Ayah Yesung berharap agar Yesung bisa menjadi arsitek.
Kuliah di jurusan Arsitek dan terkadang belajar menjadi barista di cabang cafe milik ayahnya sudah menjadi kegiatan yang sering dilakukannya. Selain itu, Sungmin temannya kuliah di jurusan Photo Art. Sedangkan Krystal mengambil jurusan Botani karena dia sangat menyukai tumbuhan dan berharap kelak bisa membuat taman rumah.
“ Sudah lama, kita di sini. Kajja pulang.. “ ajak Yesung,
“ Yesung-ah, agaknya kau lain hari ini. Waeyo? “ tanya Sungmin serius,
“ Mwo? Aniyo. Ini sudah malam, ayo kita pulang… “ Yesung beranjak pergi,
Krystal dan Sungmin saling melirik dan mengiyakan ajakan pulang Yesung. Mereka bertiga berjalan pulang bersama. Ketika mereka menunggu bus di halte, ada seorang wanita yang sendirian sedang duduk menunggu bus juga. Sungmin mendekati wanita itu dan mencoba mengajaknya berbicara,
“ Chagii.. sudah berapa lama noona di sini? “
“ Ah, sudah sekitar 15 menit, “ jawab wanita itu, Yesung dan Krystal saling memandang dan tertawa kecil. Lalu, Sungmin berjalan ke depan halte dan melihat ke kanan kiri jalan dan sudah tidak terlihat ada bus lagi.
Sungmin kembali duduk di samping wanita itu, “ Apa kau tahu, bahwa masih ada bus lagi? “. Wanita itu menggelengkan kepalanya. Yesung dan Krystal tertawa melihat jawaban itu. Sungmin langsung melotot ke arah Yesung dan Krystal atas ketidaksopanannya.
“ Mianhae.. atas kelakuan kedua temanku ini, ” Sungmin meminta maaf pada wanita itu, dan wanita itu hanya membalas dengan senyuman. Akhirnya setelah menunggu cukup lama, wanita itu berdiri dan hendak beranjak pergi. Sungmin tidak tega meninggalkan wanita sendirian berjalan kaki pulang sementara ada dia yang bisa mengantarkannya. Yesung dan Krystal saling memandang dan mengangkat bahu.
Sungmin menghentikan langkah wanita itu, “ Noona.. aku akan mengantarkanmu pulang, jangan berjalan kaki sendiri kau itu wanita..”
“ Tidak terima kasih. Aku bisa pulang sendiri. Kita juga tidak saling kenal, permisi. “. Wanita itu langsung pergi dan meninggalkan Sungmin. Sungmin ingin berusaha mengejarnya tapi kata kata kita tidak saling kenal itu membuatnya mengurungkan niatnya. Yesung dan Krystal tertawa lepas melihat Sungmin yang menggaruk garuk rambutnya karena kesal. Akhirnya mereka memutuskan untuk berjalan kaki pulang sebelum mereka menemukan taksi.
Setibanya di rumah, Sungmin tidak bisa berhenti wanita yang di halte. Semalaman di kamar Sungmin susah tidur dan susah bangun tidur, karena memikirkan dan memimpikan wanita itu.
######
Kyuhyun Comeback!
Keesokan harinya, ketika Yesung bangun tidur. Rumah terasa penuh aroma makanan dan aroma tamu. Yesung pun terkejut ketika dia turun ke lantai bawah tepatnya di ruang tengah, Kyuhyun temannya ada di sana.
“ Ah, Kyu-ah.. ini dia Yesung, “ ucap Ibu Yesung, “ Kau ini, bangunnya siang sekali, cepat mandi.”. Sambil menunggu, Kyuhyun duduk bersama dengan adik Yesung, So Hyun. Mereka saling berbagi cerita. Ini adalah peristiwa yang paling membuat So Hyun senang, karena dia sudah lama menyukai Kyuhyun Oppa. Setelah cukup lama, akhirnya Yesung menemui Kyuhyun. Kyuhyun adalah teman akrabnya sejak kecil.
“ Kapan kau pulang ke Seoul? “ Tanya Yesung, mengusir adiknya dari tempat duduk, So Hyun memajukan bibirnya.
Kyuhyun dan Yesung berteman sejak lama. Kyuhyun setelah lulus SMA melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi di Jepang dengan jurusan kedokteran hewan. Mereka berdua saling bertukar cerita dan berbagi pengalaman kuliah selama tiga tahun terakhir. Yesung lalu menghubungi Sungmin tentang Kyuhyun yang sedang ada di rumahnya. Tiba tiba Kyuhyun teringat pada Krystal.
“ Ah, ye. Krystal-ssi, bagaimana dengannya? ”
“ Mwo? Krystal baik baik saja. Wae? Kau merindukannya? ”
“ Ah, ye.. Hahaa. Aku ingat saat aku pertama SMA mengenalnya dan.. *Kyuhyun menghentikan perkataannya* hahaha.. sungguh lucu,“ Kyuhyun tertawa mengingat kejadian sewaktu masih SMA,
“ Kau ingin aku memanggilnya ke sini? “ Tanya Yesung,
Kyuhyun terdiam dan melirik Yesung, “ Ah, aniyo. Itu hanya masa lalu. Kau, kenalkan aku dengan gadismu “. Yesung hanya menggelengkan kepala dan Kyuhyun tertawa evil melihat jawaban itu. Beberapa menit kemudian, terdengar suara motor. Sungmin datang dengan membawa makanan kecil.
“ Ah… Kyuhyun.. kau ini semakin evil saja..” Sungmin menepuk pundak Kyuhyun ketika Kyuhyun sedang tertawa lepas. Kyuhyun, Yesung dan Sungmin saling melepas rasa rindu dan saling membicarakan keadaan masing masing. Ketika sedang tertawa asyiknya, ternyata Krystal datang ke rumah Yesung dan terkejut melihat ada Kyuhyun. Suasana menjadi agak dingin, tapi Kyuhyun sudah menganggap Krystal adalah teman biasanya lagi bukan teman yang pernah dicintainya. Kyuhyun masih seperti dulu, suka usil, jail dan pengganggu temannya. Yesung dan Sungmin dibuat tertawa oleh cerita Kyuhyun ketika di Jepang namun Krystal hanya diam, tidak seperti malam lalu, ceria dan tanpa beban perasaan. Mungkin Krystal masih merasa bersalah dan kesal akan kejadian saat masih SMA.
“ Yesung-ah, Sungmin-ah, Kyu-ah aku akan kembali, Permisi.” Ucap Krystal.
Krystal keluar dari taman belakang rumah Yesung. Dia rupanya belum siap untuk bertemu dengan Kyuhyun karena sangat merasa bersalah. So Hyun yang melihat Krystal keluar dari rumahnya langsung mengejar Krystal.
“ Eonni… sebentar, “
“ Ah, waeyo? “ Krystal mengusap air matanya,
“ Eonni, kenapa kau menangis? “ Tanya So Hyun, mendudukkan Krystal ke ayunan di depan rumah.
“ Ah, anieyo.. Eonni tidak menangis, hajima..” Krystal tersenyum,
“ Eonni, sebentar. Aku akan mengambil sesuatu, gidaryeo.. jangkkeman.“
Krystal bercermin pada cermin jamnya dan mengusap matanya yang keluar air. Tiba – tiba tangan seseorang menyodorkan tissue pada Krystal. Krystal yang masih tersedu langsung menerima tissue itu.
“ Gomawo. So Hyun.” Krystal mendongak,“ K… kyu-ah ” Krystal setengah mati terkejut,
“ Jangan menangis. Aku benci orang yang menangis. “ Kyuhyun lalu kembali masuk ke rumah Yesung,
“ Kyuu-ah.. “ ucap bibir Krystal tersendat.
**
Krystal lalu pergi ke taman kampus tempat dia praktek. Di sana, Krystal bisa melupakan dan meluapkan segenap perasaannya. Krystal tidak mengerti, mengapa mereka merencanakan ini padanya. Krystal sangat kesal dan kecewa dengan sikap mereka yang seolah tidak mengerti perasaan Krystal pada Kyuhyun.
“ Krystal-ssi.. “
“ Ah, Wooyoung-ah. Bagaimana perkembangan bunga tulip nya? “ Krystal mencoba mengalihkan perhatian Wooyoung,
“ Kau kenapa? Menangis? “ tanya Wooyoung,
“ A..aa.. anieyo jongmal anieyo,” Krystal mengusap air matanya yang tidak berhenti.
“ Ikutlah denganku, “ Wooyoung menggandeng tangan Krystal dan mengajaknya ke suatu tempat. Wooyoung membawa Krystal ke jembatan di atas taman itu. Krystal di dudukkan di sebuah bangku, Wooyoung mencoba mengajak Krystal untuk mengatakan masalahnya. Krystal tetap pada keadaan diam.
**
Yesung, Kyuhyun dan Sungmin sedang bermain game. Ibu Yesung masuk membawakan pizza dan beberapa makanan korea untuk Kyu dan Min.
“ Kajja ! Makan ini, Eomma ku sudah membuatkannya untuk kalian. “
“ Ah, kau ini tahu saja nada perut kami, hahaha “ Kyuhyun tertawa,
“ Aisssh! “ Yesung melotot ke arah Kyuhyun.
Setelah cukup lama berada di rumah Yesung, Kyu memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Sungmin juga berpamitan untuk mencari objek foto lagi. Sungmin pergi ke sebuah restoran untuk makan dan mengambil gambar suasana restoran hari itu. Tiba – tiba ada seorang pengunjung wanita datang. Wanita itu adalah wanita yang saat itu di halte. Sungmin langsung mengarahkan kameranya ke arah wanita itu. Wanita itu lalu duduk dan membaca sebuah majalah. Kemudian, Sungmin mendekati wanita itu.
“ Anyeonghasseo. Chagii.. bolehkah aku duduk di sini? ” Ucap Sungmin,
“ Ah, kau yang waktu itu.. ” *menunjuk Sungmin*
“ Ye. Aku orang yang di halte bersama kedua temanku kemarin malam. “ jawab Sungmin tersenyum, “ Bolehkah aku duduk di sini? “
“ Ah, ne. Silahkan duduk.. “ wanita itu mempersilahkan.
Tak lama kemudian seorang pelayan datang menawarkan daftar menu makan. Wanita itu menawarkan makanan pada Sungmin, tetapi Sungmin sudah memesan.
“ Ahjumma, di sini. “ Sungmin memanggil bibi yang membawa makanan untuknya. Ahjumma itu lalu menaruh makanannya. Ahjumma itu menawarkan sesuatu ketika menaruh makanan itu di meja,
“ Kalian nampak serasi, cobalah pesan sushi kami. Kami memberikan promo khusus untuk pelanggan yang membawa pasangannya ke sini, bagaimana? “
“ Ahh.. anieyo, kami bukan pasangan ahhaha.. Maaf, “ ucap mereka berdua,
Ahjumma itu menyesali ucapan Sungmin dan wanita itu, “Ah, sayang sekali.. padahal kalian sangat cocok dan serasi. Jika kalian memesan sushi kami, kami akan memberikan hadiah ini untuk kalian, “.
“ Baiklah, Ahjumma tolong berikan kami satu porsi sushi 🙂 “ ucap Sungmin,
Ahjumma itu pun senang, “ Ah, baiklah. Sebentar ya.. 🙂 ”
Wanita itu bingung dengan sikap Sungmin yang seperti itu.
“ Apa yang kau lakukan? ”
Sungmin lalu mengulurkan tangannya untuk meminta berkenalan dengan wanita itu. Sungmin mengenalkan dirinya, lalu wanita itu juga,
“ Naneun, Yuri imnida “ jawab wanita itu.
Setelah cukup lama berbincang – bincang, akhirnya makanan Yuri dan seporsi sushi diantarkan ke meja itu. Sungmin sangat senang sekali hari ini, dia bisa berkenalan dengan wanita yang membuatnya ingin selalu tidur dan bermimpi. Ketika hendak membayar, Sungmin memanggil ahjumma itu dan hendak membayarkan semua makanan yang dia dan Yuri makan. Yuri menolak karena merasa merepotkan.
“ Jangan menolak dua kali, Yuri.. “ ucap Sungmin tersenyum,
Yuri pun mengangguk dan berjanji akan melakukan hal yang sama pada Sungmin, jika dia bertemu lagi. Ketika Sungmin membayar, ahjumma itu memberikan sepasang gelang. Sungmin lalu mengucapkan terima kasih pada ahjumma itu. Sungmin dan Yuri lalu keluar dari restoran itu, Sungmin memberikan gelang yang satu untuk Yuri. Yuri menerima. Ketika Sungmin dan Yuri sedang di persimpangan jalan, dari arah berlawanan ternyata ada Kyuhyun.
Kyuhyun mulai lagi permainan evil-nya. Dia memotret mereka berdua. Setelah itu, barulah Kyu pulang ke rumahnya.
######
1 + 1 = 2 🙂
Yesung melaju dengan cepat menuju Caffee King’s di cabang Jinan. Ayahnya menyuruh Yesung untuk membantu pelayan yang sibuk sekali karena pengunjung hari itu benar benar membludak. Sebelumnya, Yesung mengajak Sungmin untuk ikut membantunya tetapi Sungmin tidak bisa. Mencoba menghubungi Krystal tetapi dia sedang uji kadar tanah. Menghubungi Kyuhyun juga tidak bisa karena dia sedang praktek. Akhirnya dia dan pelayan yang lain berhasil melayani pelanggan hari itu dengan baik.
“ Ahh… Badanku lelah sekali, ” ucap Yesung sambil duduk memandangi jalan raya yang ada di depan cafe itu. Yesung terpaku pada seorang wanita yang sedang memberikan minuman hangat pada seorang nenek yang duduk di halte depan cafe. Yesung tidak sadar sudah memperhatikan wanita itu hingga perhatiannya terpecah ketika salah satu pelayan ayahnya memanggil,
“ Bos, ada telepon dari ayah bos. “
Yesung lalu pergi menuju ke ruang kerja ayahnya. Setelah selesai berbicara dengan ayahnya, Yesung kembali keluar tetapi wanita itu sudah tidak ada. Yesung sangat menyesali. Baru kali ini, dia bisa memberikan perhatiannya secara berlebihan pada wanita. Namun, saat Yesung ke lantai bawah cafe, dia terkejut karena wanita yang tadi di jalan itu ada di dalam cafe ayahnya. Dia lalu menanyakan pada pelayan, apa yang wanita itu pesan di cafe ayahnya ini.
Yesung lalu mengambil pesanan wanita itu dan mengantarkannya kepada wanita itu,
“ Anyeong, selamat menikmati 🙂 “ ucap Yesung sedikit gugup,
Wanita itu mengangguk, “ Ne, kamsahamnida. Wah, enak sekali ini.. yummy ahhh~ “ Wanita itu langsung meminumnya dengan perasaan bahagia. Yesung tidak segera pergi, dia mengamati wanita itu sambil tersenyum senyum sendiri.
“ Apa sebegitu enaknya? “ Yesung tersenyum,
“ Aa? Ah, ini memang kesukaanku. Sudah beberapa hari, aku tidak memesan ini di cafe ini. Kau pelayan baru di sini? “ tanya wanita itu,
“ Hah? Ah, “ Yesung terbelalak mendapati pertanyaan seperti itu, “ Wae? Apa ada yang salah? “ tanya wanita itu,
“ Ah, anieyo. Ne, aku adalah pelayan baru di sini. Mungkin ini adalah pelayanan terbaru di cafe ini, selamat datang “ Yesung terpaksa berbohong untuk bisa berkenalan dengannya,
“ Ah, begitu.. kau duduklah di sini, akan aku membayar pesananmu, “ ucap wanita itu,
“ Hah? Tapi aku kan pelayan dan bekerja di sini.. (?) “ Yesung menggaruk kepalanya yang tidak gatal,
“ Hahaha.. kau ini, tentu saja aku bersikap seperti ini kepada semua pelayan di sini. Aku selalu mengajak siapa saja pelayan yang ingin aku ajak minum bersama di sini untuk menemaniku jadi jangan seperti itu,“ jelas wanita itu lalu meminum espresso nya,
Semua pelayan melihat Yesung dengan tatapan bingung dan penasaran. Yesung lalu memelototi mereka agar tidak melihat dengan tatapan seperti itu. Mereka pun berhenti menatap Yesung dengan rasa curiga dan penasaran. Yesung pun menuruti permintaan wanita itu. Dengan bangga Yesung memperkenalkan dirinya,
“ Naneun Yesung imnida. Kau? “
“ Sungguh tidak sopan kau memanggilku dengan sapaan kau, hah. Tapi tidak apa apa, kenalkan namaku Dasom 🙂 “ ucap wanita itu,
Yesung menjadi malu, “ Ah, ne. Apa aku harus memanggilmu noona? Atau.. “
“ Kau panggil saja aku dengan namaku. Sudahlah, jangan banyak bicara seperti itu nanti espresso ini rasanya jadi tidak seenak pertama.. “. Yesung pun mengangguk dan meminum espressonya.
**
Uji kadar tanah untuk penelitian tanaman terbaru melibatkan tidak sedikit pihak. Krystal dan Wooyoung adalah teman satu kelompok untuk uji kadar tanah. Wooyoung adalah seorang yang teliti dan tekun dalam mempelajari tentang tumbuhan. Krystal banyak belajar dari Wooyoung yang lebih mengetahui tentang tanaman.
Ketika Krystal sedang duduk beristirahat, seseorang tiba tiba duduk di sampingnya dan memberikan minuman kaleng soda pada Krystal. Krystal terkejut, dia mengira orang itu adalah Wooyoung tapi bukan, orang itu adalah Kyuhyun.
“ Rasanya aneh jika kau selalu melihatku dengan wajah terkejut. “ ucap Kyuhyun membenarkan posisi duduknya,
“ Ah.. aniyo. Bukan seperti itu.” Krystal mulai gugup, gelisah dan mati gaya. Krystal berpura pura membuka minuman itu dan meminumnya.
Kyuhyun tersenyum evil, “ Aissh.. Kau sungguh berubah. Dulu kau itu . . “
Krystal memotong ucapan Kyuhyun, “ Aku sedang tidak ingin mengenang yang sudah terjadi. Aku pergi dulu.”. Kyuhyun berdesis dalam hatinya ‘kenapa wanita ini sangat membuatku tidak ingin merendahkannya padahal aku adalah orang yang selalu merendahkan orang lain.’
Krystal menuju ke toilet dan membasuh wajahnya.
‘kenapa kau selalu hadir ketika aku sedang merasa lelah dan kau selalu mengingatkanku tentang kesalahanku dahulu. Kau ini membuatku tidak seperti hari hariku yang sudah sudah. Kenapa kau harus kembali ketika perasaanku sudah mulai membaik?’ ucap Krystal dalam hati sambil mengingat masa lalunya.
**
Dasom sudah menghabiskan minumannya, dia lalu memanggil pelayan yang lain agar memberikan bill nya. Yesung senang bisa berkenalan dengan Dasom.
“ Ahjusshi, sini. Berapa semuanya?” tanya Dasom pada paman Hyun Wu yang sudah bekerja di cafe ayah Yesung selama 15 tahun.
“ Ah ye. 11.000 won “ Paman Hyun Wu memberikan bill nya,
Dasom memberi uangnya dan meminta segelas espresso lagi, “ Ini. Sekalian buat segelas espresso lagi paman,”
“ Lagi? “ tanya Yesung terkejut, Dasom hanya tersenyum pada Yesung dan pergi meninggalkan cafe itu, “ Daaaaah~ semuanya, kalian telah bekerja keras hari ini. Ahjusshi aku pergi dulu.”
Yesung hendak mengejar Dasom untuk mengucap terima kasih tetapi Dasom sudah tidak ada. Yesung lalu segera masuk cafe dan bertanya pada pelayan pelayan cafe ayahnya.
“ Jadi, ceritakan padaku tentangnya “ Yesung memohon, “ Hyun Wu ahjusshi, ceritakan padaku tentangnya.. “ Yesung terus memohon,
“ Wae geure? Wae? Wae? “ paman Hyun Wu mencoba menolak,
“ Bos, dia selalu ke cafe ini setiap hari selasa, kamis dan sabtu. Dia cukup akrab dengan kami dan sunbae (paman Hyun Wu) “ ucap salah satu pelayan,
“ Kau ini.. diam “ paman Hyun Wu membentak,
Pelayan itu lalu pergi, “ Ah, sunbae. Waeyo? Baiklah, aku tahu kau ini senior tentu kau lebih mengetahuinya daripada aku.”
“ Hey! Ceritakan padaku lebih banyak tentangnya.. hey hey! “ Yesung berteriak, “ Ahhh..! Kau ini paman, apa salahnya kau ceritakan padaku tentangnya?!! Dasar pelit.”
“ Aku kurang suka jika kau terus berada di sini apalagi dengan adanya dia, kau tentu akan setiap hari ke sini tanpa perintah ayahmu.” Paman Hyun Wu lalu pergi ke dapur.
**
Kyuhyun berjalan jalan di taman kampus Krystal. Kyuhyun terpukau melihat indahnya taman kampus itu. Ketika Kyuhyun sedang di atas jembatan taman kampus itu, langkah Kyuhyun terhenti melihat Krystal sedang merawat tanaman lotus.
“ Kau, kuliah mengambil jurusan apa?“ tanya Kyu mengagetkan,
“ Ah, Kyu. Kau mengagetkanku “ Krystal menoleh ke arah Kyuhyun yang mulai mendekat, “ Kau ambil jurusan botani? Di sini?” Kyuhyun berjongkok di samping Krystal,
“ Ne. Aku ambil botani.” Jawab Krystal. Kyuhyun tersenyum mendengar jawaban Krystal. “ Sebenarnya, apa yang sedang kau lakukan di sini? “ tanya Krystal penasaran sambil mencoba memindahkan tanaman bonsai yang sudah selesai perawatannya.
“ Ah, aku sedang ada penelitian tentang hewan yang hidup di tanah sebagai pembantu penyuburan tanah untuk jenis tanaman yang akan di tanam oleh jurusanmu itu,” Kyuhyun membantu memindahkan tanaman bonsai itu,
Kyuhyun dan Krystal lalu duduk pada bebatuan di taman itu. Krystal mencoba menenangkan perasaannya yang mulai berdesir dan dia mencoba menutupi sikapnya yang salah tingkah. Kyuhyun tahu perasaannya pada Krystal belum sepenuhnya hilang. Apalagi ketika dia masih berada di Jepang, dia selalu rindu Krystal.
“ Kau.. “ ucap mereka bersama, lalu Kyu dan Krystal saling menutupi senyumnya.
“ Kau dahulu saja,” ucap Krystal mempersilahkan, Kyuhyun mengangguk
“ Kau masih ingat dengan apa yang aku katakan dulu?”
“ Mwo? “ tanya Krystal tidak mengerti, Kyuhyun melanjutkan,“ Dulu, kau pernah bertanya padaku, wanita apa yang aku sukai dan aku menjawab wanita yang suka akan tanaman dan berteman dengan tanaman. Dan kini kau.. “ Tiba – tiba suasana menjadi hening, Krystal menunduk dan agaknya malu.
“ Ah, aku hanya tidak ada jurusan lain sehingga aku masuk ke jurusan botani.” Jawab Krystal tak mau kalah, Kyu hanya tersenyum. “ Ini tidak ada kaitannya dengan tipe wanitamu,” lanjut Krystal.
“ Apa kau ingat? Ketika kita menjadi objek gosip teman teman kita?”
“ Ah, ne. Waeyo?” tanya Krystal dengan mata sedikit disipitkan,
“ Sebenarnya, bukan aku yang menulis tulisan itu. Aku berusaha mengatakan ini sejak dulu tetapi kau selalu menghindariku Krystal,” ucap Kyuhyun pertama kalinya memanggil Krystal dengan namanya.
“ Ah, aku sudah tahu. Lupakan saja semuanya.. “ Krystal berusaha menutup diri,
“ Kau tahu? Lalu kenapa kau menghindariku?” tanya Kyuhyun,
“ Aku tahu itu, saat kau akan pergi ke Jepang. Ketika ku tahu kau sudah pergi ke Jepang, aku hanya bisa menyesali semua yang sudah terjadi.. “ Krystal mengedipkan matanya yang seperti akan menangis tetapi tertahankan. Kyuhyun mengangguk dan Kyu merasa bahwa rasa yang dulu pernah ada akan hadir kembali sepertinya. Krystal yang menyadari bahwa dirinya akan menangis segera bangkit dan mengatakan bahwa ada sesuatu yang dia tinggalkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s